10 Fungsi/Fitur Server di Windows Server 2003
| Maret 02, 2018 |
Windows 2003 Server memiliki memiliki beberapa fungsi/fitur server (10 fungsi/fitur) berikut fungsinya :
1.
Windows Server Domain atau
sering disebut sebagai Windows NT Domain adalah sebuah kelompok
logis yang terdiri atas komputer-komputer yang menjalankan sistem
operasi Windows yang menggunakan basis data akun
pengguna terpusat di satu titik pusat. Basis data terpusat ini (pada Windows
2000 dan versi Windows
Server yang lebih baru disebut sebagai Active
Directory) mengandung akun-akun pengguna dan
informasi keamanan untuk setiap sumber daya yang terdapat di dalam domain
tersebut
2.
Public Key Infrastructure (PKI)
adalah sebuah cara untuk otentikasi, pengamanan data dan perangkat anti
sangkal. Secara teknis, PKI adalah implementasi dari berbagai teknik
kriptografi yang bertujuan untuk mengamankan data, memastikan keaslian data
maupun pengirimnya dan mencegah penyangkalan.
3.
Domain Name System; DNS
adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi
tentang nama host ataupun nama
domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan
komputer, misalkan: Internet
4.
Dynamic Host Configuration Protocol adalah
protokol yang berbasis arsitektur client/server yang
dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam
satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan
DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara
manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang
tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara
otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter
jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
5.
Windows Internet Name Services yaitu
sebuah layanan dalam sistem operasi Windows NT, Windows
2000 atau Windows Server 2003 yang
secara dinamis melakukan registrasi terhadap nama
NetBIOS yang dimiliki oleh komputer-komputer yang berada di dalam jaringan. WINS
juga memungkinkan untuk melakukan sentralisasi terhadap proses resolusi
nama NetBIOS ke dalam alamat IP. Dalam Windows NT, manajemen WINS lebih mudah dilakukan daripada DNS, karena bersifat dinamis.
6.
Terminal Services merupakan
sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi atau data yang disimpan dalam komputer jarak
jauh melalui sebuah koneksi jaringan. Dengan
meluncurkan sistem operasi Microsoft
Windows NT 4.0 Server, Terminal Server Edition, Microsoft mulai
masuk ke dalam pasar enterprise, yang masih mengandalkan mainframe tua,
sehingga mereka dapat melakukan upgrade ke sistem operasi baru.
7. Address
Windowing Extension (AWE), yang mengizinkan sistem operasi agar
mereservasikan hanya 1 GB dari memori fisik untuk digunakan oleh Windows,
sehingga mengizinkan aplikasi menggunakan sisa 3 GB memori yang ada (dalam sistem
x86, yang hanya mendukung 4 GB memori).
8. Hot-Memory, yang
mengizinkan penambahan memori ketika sistem sedang berjalan (meski hanya
sistem-sistem tertentu yang mendukungnya)
9. Non-uniform
memory access (NUMA), yang mengizinkan Windows untuk mengakses bus-bus memori
berbeda sebagai sebuah unit memori yang sama, sehingga mengizinkan delapan buah
prosesor x86 yang hanya mendukung 4 GB mendukung hingga 32 GB memori (4 GB
untuk tiap prosesornya).
10. Teknologi Clustering, yang
mengizinkan banyak server (hingga empat buah node) terlihat
sebagai sebuah server oleh klien untuk kinerja atau keandalan.
Sumber : http://hafizakarima5.blogspot.co.id/

0 komentar:
Posting Komentar